Showing posts with label Rasulullah SAW. Show all posts
Showing posts with label Rasulullah SAW. Show all posts

Sunday, 25 December 2011

✿ Dialog iblis dengan Rasulullah s.a.w.

Iblis merupakan satu bangsa Jin yang sangat alim, warak, ahli ibadah, menjadi ketua kepada Malaikat dan Jin. Apabila Allah s.w.t menjadikan Nabi Adam a.s dan memerintahkan semua makhluk untuk sujud kepada Nabi Adam a.s., Iblis engkar dan tak nak sujud. Iblis telah di murkai dan di laknati oleh Allah s.w.t.

Atas kejadian tersebut Iblis telah minta tangguh umurnya sehingga hari Qiamat dan berjanji untuk menyesatkan seluruh anak cucu Nabi Adam a.s. dengan segala cara dan tipu dayanya. Iblis berjanji di depan Allah s.w.t untuk menyesatkan keseluruhan umat manusia kecuali mereka2 yang IKHLAS kerana Allah s.w.t.

Untuk itu kita perlu waspada mengenai hasutan, pelan tindakkan, strategi penyesatan, dan permainan Iblis dan rakan-rakannya. Kita tahu kita tidak boleh nampak Iblis dan Iblis boleh nampak kita dan boleh mengalir di salur darah kita. Kita tahu Iblis ini memang pandai dalam bab Ilmu Agama dan juga Ilmu2 yang lain. Ia lebih mahir dan lebih tahu perihal manusia itu. Setiap manusia yang lahir akan ada bersamanya “Iblis” yang memerhati setiap gerak geri dari kecil sehingga mati. Iblis ini mencari masa yang sesuai untuk menyesatkan manusia.

Jika orang itu warak dan alim maka akan di sesatkan dengan kewarakan dan kealimannya. Jika orang itu berilmu maka dia akan memaniskan ilmunya untuk lebih berilmu dan mula lupakan tuhan. Jika orang itu meminati perkara yang samar maka ia akan menjelaskan dan mengatakan yang samar itulah yang benar.

TUJUAN IBLIS : Ialah untuk MENYESATKAN umat manusia dan MEMBELAKANGKAN ALLAH s.w.t di dalam kehidupan supaya sama-sama menyertai Iblis.

Untuk itu marilah kita kenali Iblis melalui Dialog antara Rasulullah s.a.w dengan Iblis untuk kita semua lebih peka akan tindak-tanduk Iblis dalam kehidupan kita. Semoga kita semua di beri Rahmat dan Pentujuk untuk menjadi hamba yang benar-benar Ikhlas kepada Allah s.w.t.

Dialog Iblis Dan Rasulullah s.a.w – Iblis Musuh Yang Nyata

Dari Muadz bin Jabal, dari Ibu Abbas:

Ketika kami sedang bersama Rasulullah saw di kediaman seorang sahabat Anshar, terdengar panggilan seseorang dari luar rumah, “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.” Rasulullah saw bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu.” Rasulullah melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”

Lalu Saidina Umar bin Khattab berkata:“Izinkan aku membunuhnya wahai Rasullulah.” Rasulullah menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas ra berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin”

Rasulullah saw lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah swt, sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”Iblis menjawab: “ Wahai Muhammad, aku datang kesini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa”.

“Siapa yang memaksamu?”

“Seorang malaikat utusan Allah mendatanganiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”

“Oleh karena itu aku sekarang mendatanganimu. Tanyalah apa yang hendak Kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”


================= 
Orang yang dibenci Iblis
=================


Rasulullah saw lalu bertannya kepada iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling aku benci.”

“Siapa selanjutnya?” tanya Rasulullah saw.

“Pemuda yang bertaqwa memberikan dirinya mengabdi kepada Allah swt.”

“Lalu Siapa lagi?”
“Orang alim dan wara’ (loyal)”

“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci (juga merujuk kepada orang yang tetap wudu’nya).”

“Siapa lagi?”
“Seorang yang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain?”

“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang yang sabar.”

“Selanjutnya apa?”
“Orang yang bersyukur”

“Apa tanda kesukurannya ?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya”.

“Pandanganmu mengenai orang seperti Abu Bakar?”
“Ia tidak menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”

“Umar Bin Khattab ?”
“Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur (ketakutan).”

“Usman Bin Affan?”
“Aku Malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”

“Ali Bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali Bin Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah swt)


========================= 
Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis
=========================


“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”

“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba yang bersujud 1 kali kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat hamba terebut.”

“Jika seorang umatku berpuasa ?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila.”

“Jika ia membaca Al-Qur’an?”
“Aku merasakan diriku meleleh laksana timah di atas api”

“Jika ia bersedekah?”
“ Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”

“Mengapa bisa begitu ?”
“ Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”

“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang dijalan Allah.”

“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang bertaubat (orang yang benar-benar taubatnya).”

“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar diwaktu siang dan malam.”

“Apa yang dapat mencoreng (melukakan) wajahmu?”
“Sedekah yang diam-diam (contoh mudah ialah tangan kanan bersedekah walhal tangan kiri tidak mengetahui akan sedekah tangan kanan tersebut).”

“Apa yang dapat merusak wajahmu?”
“Shalat fajar.”

“Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”

“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majlis para ulama.”

“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”

“Dimanakah kau menaungi anak-anak mu dimusim panas?”
“Dibawah kuku manusia (perintah supaya memendekkan kuku).”


=========================
Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
=========================

Lalu Baginda Rasulullah bertanya lagi: “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba”

“Siapa sahabatmu?”
“Penzina”

“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk”

“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir (juga merujuk kepada orang yang menyesatkan)”

“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai”

“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan Solat Jumaat”

“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan solatnya dengan sengaja”


=================================== 
Iblis Tidak Berdaya Dihadapan Orang yang Ikhlas
===================================

Rasullullah SAW lalu bersabda lagi: “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan ummatku dan menyengsarakanmu.”

“Iblis segera menjawab:
“Tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga Hari Akhir. Bagaimana Kau bisa berbahagia dengan ummatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku? Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang Ikhlas (Mukhlisin).”

“Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?”

“Tidaklah Kau tahu wahai Muhammad, bahawa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat orang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan serta hatinya masih selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”


============================
Iblis dibantu oleh 70 000 anak-anaknya
============================


Iblis berkata lagi: “Tahukah kamu wahai Muhammad, bahwa aku mempunyai 70 000 anak dan setiap anak memilki 70 000 syaitan. Sebahagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama’. Sebahagian untuk mengganggu anak-anak muda, sebahagian untuk mengganggu orang tua, sebahagian untuk menggunggu wanita tua, sebagian anakku juga aku tugaskan kepada para zahid.

Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. Tanpanya manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.”

“Aku juga punya anak yang suka menaburkan sesuatu dimata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur hingga pahalanya terhapus.”

“Aku juga punya anak yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia ceritakan kepada manusia (membangga-bangga), maka 99% pahalanya akan terhapus.”

“Pada setiap seseorang wanita yang berjalan, anakku dan syaitan duduk dipinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”

Iblis berkata lagi: “Keluarkan tanganmu, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaitan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak-anak ku selalu menyusup dan berubah

ke satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.”

“Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa akannya.” Berkata lagi Iblis tersebut: “Tahukah kamu wahai Muhammad? Bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya sembuh seketika. Aku terus meggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”


=============== 
Cara Iblis Menggoda
===============


Iblis menyambung ceritanya: “Tahukah kamu wahai Muhammad? Dusta berasal dari diriku. Akulah mahluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa derngan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku.

Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai,isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, iaitu Cerai.”

Iblis menyambung: “Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur-ngulur (melambat-lambatkan) solat, Setiap ia hendak berdiri untuk solat, aku bisikkan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan solat di luar waktu, maka solat itu dipukulkannya ke mukanya.”

“Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya lihat kiri dan kananmu, ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku ucapkan ‘solatmu tidak sah’. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul?”

“Jika ia solat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Iapun solat seperti ayam yang mematuk beras. Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjama’ah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkan sebelum iamam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.”

Iblis menyambung lagi: “Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. dan ia pun semakin taat padaku.”

Iblis berkata kepada Rasulullah: “Kebahagiaan apa untukmu, sedangkan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padanya, ‘Kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’ Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat, maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.”

“Wahai Muhammad, apakah engkau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?”


=========================== 
10 Permintaan Iblis Kepada Allah SWT
===========================

 
Rasulullah bertanya pula kepada Iblis: “Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam”

“ Apa saja?”

“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak.

Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan”
(Al Isra : 64)

“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.”

“Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.”

“Aku minta kepada Allah agar aku bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai ‘masjid’ku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai ‘kitab’ku.

Aku minta agar Allah memberikan saudaraku, maka ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman,

“Orang-orang boros (membazir) adalah saudara-saudara syaitan. “
(Al – Isra : 27)

“Wahai Muhammad, aku juga meminta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “Silakan,” aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebahagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”

Iblis berkata lagi: “Wahai Muhammad, aku tak bisa meyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda,”

“Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorang pun.

Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun dimuka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak diperut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.” (nafi makhluk, Isbatkan Allah)

Rasulullah SAW lalu membaca ayat berikut:

“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT”
(Hud : 118 – 119)

Juga membaca,

“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku”
(Al-Ahzab :38)

Iblis lalu berkata: “Wahai Rasul Allah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering.

Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para Nabi dan Rasul, pemimpin penduduk syurga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tidak sesekali berbohong.”

Begitulah kisah mengenai Iblis, yang telah dipersaksikan kehadapan Baginda Rasulullah saw tanpa ada sedikit pun penipuan dalam percakapannya. Maha Suci Allah yang menciptakan berbagai-bagai ragam Makhluk-Nya. Hanya tinggal untuk membuat pilihan antara kita, sama ada jalan ‘benar’ atau jalan sebaliknya yang hendak kita pilih dalam mendapatkan Redha Allah swt.



Sumber :
1.Kitab Sajaratul Kaun oleh Muhyidin Ibnu Arabi/Darul ‘Ilmi al – Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.
2.Iblis Dan Alamnya (Musuh Kamu Yang Paling Nyata) oleh Atok Zamany.
3.Blog – http://bradokapak.blogspot.com/


http://jalanakhirat.wordpress.com/2010/07/08/dialog-iblis-dengan-rasulullah-saw/

Saturday, 24 December 2011

✿ ..Kemuliaan Umat Muhammad..

Allah SWT selesai menciptakan Jibrail as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara  timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124, 000 sayap).

Setelah itu Jibrail as memandang dirinya sendiri dan berkata : "Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?."

Lalu Allah swt berfirman yang bermaksud.. "Tidak"

Kemudian Jibrail as berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah swt. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun.

Setelah selesai Jibrail as solat, maka Allah SWT berfirman yang bermaksud :

"Wahai Jibrail, kamu telah menyembah Aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorangpun yang menyembah kepadaKu seperti ibadat kamu. Akan tetapi di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling Aku cintai, namanya Muhammad.

Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga.

Maka demi kemuliaan dan ketinggianKu, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari solatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintahKu."

Kemudian Jibrail as berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?"

Lalu Allah berfirman yang bermaksud, : "Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma'waa sebagai tempat tinggal mereka..."

Kemudian Jibrail as meminta izin kepada Allah untuk melihat syurga Ma'waa.

Setelah Jibrail as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibrail as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap kali dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak perjalanan 3000 tahun.

Terbanglah Malaikat Jibrail as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud :

"Ya Tuhanku, apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan satu per duanya, atau se-pertiganya, atau se-perempatnya? "

Kemudian Allah swt berfirman yang bermaksud, :

"Wahai Jibrail, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti mana yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan.... ."

Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan...

Sesungguhnya AllahS.W.T telah menyembunyikan enam perkara iaitu :

* Allah S.W.T telah menyembunyikan redhaNya dalam taat.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan murkaNya di dalam maksiat.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang 5 waktu).
* Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.

Friday, 23 December 2011

✿ ..Peliknye Ummatku..

Peliknya umatku....
Bola punya hal,pukul 3 pagi boleh bersengkang mata.
Bola punya hal,ringan aje tubuh untuk bangun diwaktu ayam pun tak bangun lagi
Tapi,pukul 3 pagi akan jadi terlalu berat utk bangun jika disuruh tahajjud 2rakaat diwaktu sahur cukup menyeksakan baginya.

Peliknya umatku..
menangis teresak-esak sbb penyanyi pujaan terkeluar dari Akademi Fantasia
air mata sungguh murah melimpah pabila artis pujaan turut menangis
namun, berapa sgt umatku yg sudi melinangkan air matanya sbg taubat kpd yg Esa?
berapa sgt umatku yg menangisi kerana kematian seseorang ulama dan solehin?

Peliknya umatku....
sms berpuluh ringgit dgn senang hati dihantar, janji penyanyi pujaan terpilih.
jari-jemari begitu ringan menaip nama penyanyi pilihan dan nombor undian.
tapi, jari jemari begitu berat utk mengambil seringgit utk dimasukkan kedalam tabung masjid tangan begitu kaku utk menghulurkan seringgit dua ke jalan Allah.

Peliknya umatku....
gembira dia sbb anak pandai menyanyi dan pandai main piano
sedih sekali dia pabila anaknya tak dpt masuk Akademi Fantasia. Malaysian Idol,
namun, tak ramai umatku yg sedih jika zuriatnya buta al-Quran tak ramai umatku yg resah jika anaknya tidak tahu sujud kpd yg Esa.

Peliknya umatku.... s
anggup bersesak-sesak, berhimpit- himpit dipadang konsert hiburan..
sanggup memberi komitmen memenuhi dan memeriahkan konsert hiburan
sedihnya..program Allah 5 kali sehari di Masjid tidak dapat sambutan 
meriah dari umatku mereka tidak sanggup untuk berdiri dlm saf walaupun 5 minit saja.

Peliknya umatku....
s et iap tahun adanya pertandingan tilawah al-Quran
tak cukup peringkat kebangsaan.. dibuat peringkat antarabangsa
tapi, dengan al-Quran masih lagi bersikap ikut selera mana rasa elok, diamalkan..
mana rasa tak elok untuk nafsu,baca aje dah le.

Peliknya umatku....
s et iap tahun mereka sanggup menjadi penunggu s et ia kepada jam 12 mlm pd hari merdeka,
pada hari tahun baru jam 12 mereka akan bersorak ramai-ramai. .
tak kira jantan b et ina d et ik saat jam 12 ,
saat yg ditunggu-tunggu tanpa berkedip mata melihat jam besar.
sedihnya..tak ramai yg mampu dan mahu menunggu waktu solat lebih awal di masjid

Peliknya umatku....
s et iap kali aku menulis fakta yang benar dan kenyataan tentang bangsaku, kaumku dan umatku, pasti ada suara2 sumbang dan lantang yang cuba mempertikaikannya umpama menegakkan benang yang basah.
Tak salah rasanya kalau kita sedar dan menyedarkan. ..... 

http://alfateh.via.my/2008/03/peliknye-ummatku.html

✿ Hatiku tertawan kepada dua lelaki

Bismillahirrahmanirrahim.

Dalam hidup ana ini, ana sangat terpengaruh dengan kehadiran dua lelaki ini. Biarlah ana ceritakan satu persatu asbab kepada tertawannya hati ana kepada kedua-dua lelaki ini.

Muslimin yang pertama ini telah membuatkan ana jatuh cinta kepadanya kerana cinta terpendamnya kepada ana. Dan murninya cinta dia kepada ana, walaupun belum pernah lagi bertemu dengan ana. Dia sedih mengenangkan kematian hanya kerana sedih andainya tidak dapat bertemu dengan ana di masa akan datang.

Tiada lelaki yang lebih sempurna akhlaknya yang ana pernah ketahui melainkan dia. Sentiasa baik kepada sesiapa sahaja baik di waktu senang mahupun susah. Tidak pernah meninggikan suara, menegur dengan baik sekiranya ada perkara yang tidak disukainya. Mendoakan orang walaupun yang telah menyakitinya dan sentiasa berhusnudzon terhadap semua orang.

Seyuman lekat di bibirnya walau ketika dia sihat, sakit, sedih. Orangnya zuhud, sangat bersyukur kepada segala nikmat yang dikurnia Illahi walaupun ada di antara kita yang memandang remeh nikmat-nikmat di sekeliling kita. Solat malam menjadi kegemarannya, dan dengan senang hati berpuasa sekiranya tiada makanan yang disediakan untuknya. Muslimin ini sangat penyayang.

Walaupun terkadang ana lupa kepadanya, terlupa kepada nasihat dan larangannya, dia tetap merindui dan mencintai ana serta sentiasa berdoa yang terbaik untuk kehidupan ana dunia dan akhirat. Kanak-kanak disayangi, orang tua dihormati. Subhanallah, kalau nak diceritakan semuanya rasanya tak dapat ana ungkapkan kerana semakin rasa diri ana ni tak layak untuk bertemu dengannya. Malu rasa diri ini dengan kewarakannya, cintanya, akhlaknya. Tak setanding diri ini denganmu.

Muslimin kedua ini ana sangat menghormatinya. Timbul bibit cinta dan kasih sayang kepadanya dek kerana ungkapan cintanya melalui seluruh tubuhnya kecuali lisannya. Tiada ungkapan kasih daripadanya yang ana pernah terima. Namun, dari sikap prihatinnya, pelaksanaan tanggungjawabnya, ana tahu dia sangat menyayangi ana. Dia seorang yang bewibawa, amir dalam organisasinya.

Walaupun dia tidaklah sewarak muslimin yang pertama, tapi sifatnya yang lain tidak kurangnya menawan hati ana. Alhamdulillah, dia dikurniakan dengan nikmat harta, dan dia tidak lokek untuk berkongsi dengan kerabatnya. Kasihnya dia kepada kanak-kanak dapat jelas ana lihat. Solat sunat walaupun jarang ditunaikan namun, solat fardhu tidak pernah dia tinggalkan dan selalu dipentingkannya.

Hmm.. Hati duhai hati. Yang mana satu pilihanmu sebenarnya? Pilihan pertama ana adalah muslimin yang pertama dan jika mustahil perkara itu bagi ana, maka ana berdoa kepada Allah supaya ana dipertemukan dengan yang serupa atau lebih baik dari muslimin yang kedua.

Siapakah kedua-dua muslimin ini sebenarnya? Muslimin, mu’allim yang pertama tadi tak lain adalah manusia yang ana paling cintai. Namanya Muhammad bin Abdullah. Rasulullah SAW yang ana sentiasa rindui. Cinta dan kasih-sayang serta rindunya bukan hanya kepada ana, malah kepada seluruh makhluk terutama umatnya. Baginda SAW bersedih mengenangkan kematian kerana tidak dapat Baginda berjumpa dengan umatnya yang hidup sesudah kewafatannya. Umat yang pelbagai ragam yang tidak pernah pun ketemu muka. Astaghfirullah, bagaimanakah kita sehingga terlalai dari mengingati Baginda? Suruhan dan larangan Baginda? Baginda adalah kekasih Allah, maka jika kita mencintainya kita juga dicintai Allah, insyaAllah.

Eh, siapa pula muslimin kedua tadi? Dialah lelaki yang ana cintai selepas Rasulullah SAW iaitu ayah ana sendiri. Jika ia adalah mungkin, bakal zauj ana nanti, ana harapkan sekurang-kurangnya ada sifat-sifat seperti ayah ana tadi.

Wallahu’alam.

Friday, 25 November 2011

✿ Rasulullah SAW



Habib Umar pernah menceritakan kepada kami dalam sebuah pengajian:

Kira2 dalam 20 tahun yang lalu, kami bertemu sendiri seorang lelaki menangis-nangis bagaikan kehilangan anak2 dan keluarga.

Jadi kami pun bertanya kepadanya…

"Apa yang membuatkan engkau menangis sebegini?"

Lelaki itu pun berkata:

"Sudah 3 hari aku tidak lihat Rasulullah saw."

Kemudian ditanya semula…

"Jadi, tiap-tiap hari engkau akan mimpi Rasulullah s.a.w?!"

Beliau pun berkata: "Setiap hari Rasulullah s.a.w hadir dalam mimpi aku. Setiap hari aku akan berselawat sebanyak 12,000 kali tapi sejak dari hari yang aku tidak mimpi Rasulullah, aku menambahnya hingga 15,000 kali."

Ya Allah… Bagaimana mereka boleh berselawat hingga mencapai ratusan ribu dalam sehari??? Lalainya aku dalam mengingatinya…

Amat menyedihkan lagi…

Bila disebut Rasulullah s.a.w, sama sekali tidak menggerakkan hati dan mulut kita pun untuk menyambut sebutan itu dengan selawat. Kedekutnya KITA! Kita fikir menyebutnya seperti menyebut orang lain.